Pastikan Kebutuhan Vitamin C Anda Terpenuhi Agar Terhindar dari Beragam Penyakit
June 23, 2019
Cegah Cedera Terkilir dan Keseleo dengan Ankle Support Pada Kaki Anda
June 23, 2019
Show all

Pastikan Lakukan Pemanasan Terlebih Dahulu Sebelum Berolahraga Agar Terhindar Dari Tendinitis Achilles!

Pastikan Lakukan Pemanasan Terlebih Dahulu Sebelum Berolahraga Agar Terhindar Dari Tendinitis Achilles!

Olahraga merupakan media pendukung agar tubuh ini tetap sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ada banyak jenis olahraga yang bisa kita pilih, jogging salah satunya. Namun sayangnya tujuan berolahraga agar tubuh menjadi sehat yang terjadi malah sebaliknya, yaitu mengalami cedera otot. Penyebab faktor cedera otot paling fundamental adalah karena tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga. Padahal step awal ini sangat penting, lho.

Salah satu cedera otot yang kerap terjadi adalah Tendon Achilles atau biasa disebut dengan istilah Tendinitis Achilles. Cedera ini menyerang pergelangan kaki bagian belakang. Lalu kenapa sih Tendinitis Achilles bisa terjadi dan bagaimana cara penanganan serta pencegahannya? Yuk, simak rangkuman ulasan Mitra Asa berikut ini:

Pengertian Tendinitis Achilles

Tendinitis Achilles merupakan radang tendon pergelangan kaki yang menghubungkan otot betis dengan tulang kaki. Pada betis manusia terdapat ribuan otot, salah satunya tendon Achilles yang memiliki peranan penting untuk berjalan, berlari, dan melompat. Gejala ini bisa dialami oleh beragam usia, namun yang paling umum pada usia 40-60 tahun.

Tendinitis Achilles bisa terjadi jika tendon Achilles mengalami stres berlebihan yang diperkuat oleh tidak adanya recovery otot sepanjang hari. Artinya Tendinitis Achilles merupakan gejala manifestasi dari tegangnya Tendon Achilles dalam kurun waktu yang lama.

Secara umum Tendinitis Achilles terbagi dalam dua jenis, yaitu:

  • Insertional Achilles Tendinitis. Radang ini mempengaruhi bagian bawah yang mana tendon terhubung dengan tumit. Radang jenis ini dapat terjadi pada usia berapa saja, mulai dari muda hingga tua.
  • Non-Insertional Achilles Tendonitis. Radang ini mempengaruhi bagian tengah tendon dengan adanya pembekakan serta penebalan di area ini. Radang ini paling umum terjadi terhadap anak muda aktif.

Informasi tambahan, pengerasan atau klasifikasi serat tendon yang rusak berisiko terjadi pada kedua jenis Achilles Tendinitis tersebut.

Penyebab dan Gejala

Tendinitis Achilles bisa terjadi karena adanya aktivitas fisik yang berlebihan yang sering melibatkan kaki seperti berjalan, berlari, dan melompat. Gejala awal biasanya identik dengan rasa nyeri ringan di bagian belakang kaki atau di atas tumit. Rasa nyeri ringan tersebut muncul dengan durasi pendek setelah berjalan. Rasa nyeri berat muncul dengan durasi lebih panjang setelah berjalan lama, berlari, atau naik tangga.

Gejala lanjutan Tendinitis Achilles antara lain:

  • Berkurangnya fleksibilitas pergelangan kaki.
  • Berkurangnya fleksibilitas kulit pergelangan kaki.
  • Pergelangan kaki terasa panas dan berwarna kemerahan yang disertai dengan demam.
  • Terjadi perubahan bentuk dengan munculnya gumpalan di area Tendinitis Achilles. Sehingga timbul suara berderak ketika pergelangan kaki digerakan akibat pergesekan scar tissue dengan tendon.
  • Terasa sakit ketika melakukan toe raises atau gerakan menjinjit ke depan bertumpu dengan jemari atau menjinjit ke belakang bertumpu dengan tumit.
  • Betis mengalami pembekakan sehingga sulit untuk berjalan.
  • Akibat cedera ini menyebabkan perubahan bentuk di sekitar persendian kaki.

Penyebab Tendinitis Achilles dikarenakan stres otot yang berkesinambungan pada area pergelangan kaki. Faktor yang sering dilupakan adalah tidak melakukan peregangan atau pemanasan otot sebelum berolahraga. Selain itu, berikut ini beberapa faktor pendukung terjadinya Tendinitis Achilles, seperti:

  • Jenis kelamin dan usia menjadi faktor utama. Pria paruh baya antara usia 40-60 tahun lebih berisiko mengalami Tendinitis Achilles ketimbang wanita.
  • Mereka yang obesitas memberi beban lebih pada tendon Achilles sehingga berisiko tinggi mengalami Tendinitis Achilles.
  • Menggunakan sepatu usang tanpa adanya alas sepatu.
  • Mereka yang tidak terbiasa beraktivitas seperti berjalan di area perbukitan juga berisiko mengalami radang Achilles. Apalagi jika berjalan di perbukitan tanpa alas kaki apapun.
  • Terlalu sering berlari di permukaan keras, seperti beton, tanpa alas kaki.

Ketika Anda memasuki usia 30 tahun maka secara alami suplai darah ke daerah tendon Achilles mengalami pengurangan jumlah. Jika Tendinitis Achilles tidak segera ditangani maka terjadi komplikasi tendon Achilles pecah. Tentunya membutuhkan penanganan serius seperti operasi bedah yang berarti memakan biaya yang tidak sedikit.

Penanganan Tendinitis Achilles dengan Variteks Silicone ¾ Length Insole

Tendinitis Achilles umumnya sangat reponsif terhadap terapi pengobatan sederhana dari dokter. Namun, jika terapi tersebut belum mencapai hasil yang maksimal maka dokter menganjurkan untuk pemberian obat-obatan (ibuprofen atau naproxen) atau  dilakukan operasi bedah.

Saat ini operasi bedah tendon Achilles menggunakan teknologi radio frekuensi yang menggunakan gelombang radio dalam merangsang penyembuhan radang tendon Achilles. Perangkat gelombang radio ini dimasukan ke dalam tendon yang hanya membutuhkan sayatan kecil sehingga hanya menimbulkan sedikit rasa sakit, lebih sedikit kerusakan kulit serta otot, dan rendah risiko infeksi bedah. Selain itu ada alat pendukung dalam mencegah maupun membantu proses penyembuhan bedah tendon Achilles, yaitu Variteks Silicone ¾ Length Insole.    

Variteks Silicone ¾ Length Insole merupakan alas atau penyangga telapak kaki dengan bahan elastis yang membuat telapak kaki menjadi nyaman. Produk ini dikhususkan bagi Anda yang aktif berolahraga agar terhindar dari tegang atau otot ketarik serta melindungi dan mengurangi rasa sakit pada tendon Achilles. Produk ini didesain secara inovatif, lembut, elastis, serta mudah dicuci sehingga dapat digunakan pada sepatu maupun sandal dan sangat cocok bagi mereka pekerja lapangan maupun atllet. 

Selain dengan alas kaki, ada beberapa cara pencegahan sederhana agar Anda terhidar dari Tendinitis Achilles, yaitu:

  • Biasakan melakukan pemansan sebelum berolahraga.
  • Jika tidak terbiasa beraktivitas di perbukitan, pastikan Anda menggunakan sepatu yang nyaman. Hindari untuk tidak menggunakan sepatu atau alas kaki.
  • Imbangi kegiatan olahraga seperti berlari dan melompat dengan bersepeda dan berenang. Hal ini bertujuan agar tendon Achilles tidak stres akibat beban berlebih.
  • Jika Anda yang baru ingin olahraga, sebaiknya mulai dengan olahraga paling ringan kemudian naikan intensitas olahraga secara bertahap.

Semoga ulasan ini bermanfaat, ya.

 

Source:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/achilles-tendinitis/symptoms-causes/syc-20369020

https://www.webmd.com/fitness-exercise/guide/achilles-tendon-injury

https://imap.co.id/varsbf

Image Source: