Meski Memiliki Gejala yang Sama Bell’s Palsy dan Stroke Merupakan Kondisi yang Berbeda
June 19, 2019
Mengembalikan Bentuk Perut Pasca Melahirkan dengan Gurita
June 19, 2019
Show all

Jangan Asal Makan! Ada Menu Makanan Tersendiri Bagi Penderita Kolesterol

Jangan Asal Makan! Ada Menu Makanan Tersendiri Bagi Penderita Kolesterol

Pola hidup kaum urban dengan penduduk di desa sangatlah berbeda. Topografi lingkungan desa yang masih asri serta pengolahan makanan yang tidak banyak dicampur dengan bahan kimia membuat penduduk desa lebih sehat. Berbeda dengan kaum urban dengan pola hidup serba praktis membuat pola makan dan gaya hidup pun terkesan asal. Keseringan mengkonsumsi fast food, alkohol, stres, serta jarang berolahraga menimbulkan beragam penyakit. Kolesterol salah satunya.

Berdasarkan data WHO, sekitar 35% penduduk Indonesia menderita kolesterol tinggi. Artinya sepertiga penduduk Indonesia menderita kolesterol. Pemerintah Indonesia di bawah Kementerian Kesehatan pun gencar menekan angka penderita kolesterol. Sebuah peringatan pun dicanangkan dari hasil riset Center for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, bahwa mereka yang menderita kolesterol tinggi berisiko dua kali lipat terkena penyakit jantung.

Lalu, pola hidup seperti apa yang tepat bagi penderita kolesterol? Bisakah kadar kolesterol dikontrol secara mandiri? Langsung aja yuk simak ulasan berikut yang sudah Mitra Asa rangkum:            

Apa itu kolesterol?

Sebenarnya kolesterol merupakan zat, semacam lemak dalam sel-sel tubuh yang berfungsi sebagai pencerna makanan. Kolesterol akan memproduksi hormon testoteron, hormon kortisol, dan hormon esterogen. Selain itu kolesterol juga memproduksi vitamin D serta asam empedu. Penyebab penyakit kolesterol karena berlebihan mengonsumsi lemak jenuh seperti, daging, hati, atau susu. Itulah kenapa terjadi kolesterol tinggi dalam tubuh yang mengakibatkan seseorang juga berpotensi menderita jantung koroner. Jika kadar kolesterol normal tentunya zat ini sangat bermanfaat bagi tubuh Anda. Namun kalau sudah melampaui batas normal tentu mendatangkan beragam penyakit lain. 

Kolesterol dalam tubuh mengalir bersama darah berupa lipoprotein. Bagian dalam lipoprotein terbuat dari lemak sedangkan bagian luar terbuat dari protein. Lipotrein sendiri terbagi menjadi  dua, yaitu:

  • Low Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Apabila kadar LDL tinggi maka akan menyumbat pembuluh arteri sehingga menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
  • High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Jumlah HDL normal akan lebih tinggi dari jumlah LDL. HDL ini mengembalikan kolesterol ke hati sehingga Anda terhindar dari beragam penyakit kronis.

Kadar kolesterol:

  • Kadar total kolesterol kategori normal <200 mg/dl, kategori sedang 200-239 mg/dl, kategori tinggi >240 mg/dl.
  • Kadar LDL kategori normal <100 mg/dl, kategori sedang 100-129 mg/dl, kategori tinggi 130-159 mg/dl.
  • Kadar HDL kategori normal pria 50-60 mg/dl, kategori normal wanita 40-50 mg/dl, kategori rendah pria <40 mg/dl, kategori rendah wanita <50 mg/dl.

 Makanan yang tepat bagi penderita kolesterol

Jika menderita kolesterol sebaiknya Anda menjaga pola makan yang sehat. Salah-salah makanan yang tadinya menjadi sumber nutrisi bagi tubuh malah menjadi boomerang bagi kesehatan Anda. Berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari penderita kolesterol:

  • Fast food, misalnya kentang goreng yang pada setiap 100 gramnya mengandung 15 gram lemak.
  • Jeroan seperti hati ayam yang menurut United States Department of Agriculture (USDA) mengandung 345 miligram kolesterol dalam setiap 100 gram.
  • Susu sapi sangat disarankan untuk dihindari karena jumlah lemak yang terkandung di dalamnya sebanyak 3%-4% dari jumlah total nutrisi.
  • Lemak jenuh, seperti mentega. Oleh karena itu mentega harus dihindari oleh penderita kolesterol.
  • Anda yang menderita kolesterol mulai sekarang hindari makanan panggang. Makanan panggang mengadung minyak hidrogenasi yang merupakan lemak trans. Lemak trans inilah yang meningkatkan kadar LDL.

Lalu makanan apa yang tepat untuk penderita kolesterol? Kadar HDL lebih tinggi dari LDL adalah tujuan dari penyembuhan penyakit kolesterol. Berikut ini makanan yang dapat meningkatkan kadar HDL:

  • Makanan berserat seperti oatmeal atau bubur gandum, kacang merah, apel, pisang, dan buah prune. Makanan tersebut mengandung serat tinggi sehingga dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat.
  • Cokelat mengandung antioksidan serta flavonoid yang ampuh menurunkan kadar kolesterol.
  • Yoghurt dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol karena mengandung protein, kalsium, lactobacillus sp, serta bebas lemak.
  • Aneka jus buah, seperti jus buah naga, jus jeruk, jus alpukat, jus wortel, jus kiwi, jus mangga, jus pepaya, jus nanas, jus tomat, dan jus belimbing.

Sedangkan makanan penurun LDL atau kolesterol jahat antara lain:

  • Salah satu makanan yang mengandung gandum adalah roti. Gandum baik untuk menurunkan kadar kolesterol.
  • Buncis bisa diolah dengan ditumis maupun jus. Buncis ampuh menurunkan kadar LDL karena termasuk sayuran rendah lemak.
  • Kacang-kacangan seperti almond, mede, kenari, dan kacang panjang mengandung serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Beras merah. Kadar lemak darah dapat menurun setelah Anda rutin mengonsumsi beras merah. Beras merah sarat akan vitamin B, selenium, magnesium, serta fitonutrien.
  • Kedelai bisa dijumpai dari olahan tepung kedelai, tahu, tempe, serta susu kedelai. Kedelai mengandung isoflavin yang dapat menurunkan kadar LDL.
  • Sayuran yang satu ini mengandung zat lutelin yang selain bisa menurunkan kadar kolesterol juga dapat menurunkan darah tinggi.
  • Aneka macam olahan ikan seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan kembung, serta ikan sarden.

Cek kolesterol rutin secara mandiri di rumah

Agar dapat terus update kadar kolesterol dalam tubuh Anda, cek kadar kolesterol secara mandiri sudah lumrah dilakukan. Sebelum Anda melakukan cek kolesterol sebaiknya berpuasa terlebih dahulu selama 12 jam. Setelah itu Anda bisa mengambil sampel darah dengan lancing device pada jari manis, jari tengah, atau telunjuk. Lalu lelatakkan darah tersebut pada test strip yang terhubung langsung pada cholesterol meter.

  • Kadar normal kolesterol keseluruhan sebesar 200 mg/dl dan kadar tinggi >240 mg/dl.
  • Kadar normal LDL <70 mg/dl dan kadar tinggi >190 mg/dl.
  • Untuk kadar normal HDL >60 mg/dl dan kadar rendah sebesar 40 mg/dl.

Apabila kita tidak sembarang makan tentunya dapat terhindar dari kolesterol. Segala seuatu yang berlebihan memang tidak baik, termasuk makan. Mulai sekarang hindari makanan yang tidak sehat dan olahraga teratur sebagai penyeimbang kesehatan tubuh. Semoga ulasan ini menyadarkan kita agar pandai dan bijak mengkonsumsi asupan makan.

 

Source:

https://www.medicinenet.com/cholesterol_management/article.htm

https://www.webmd.com/cholesterol-management/cholesterol-home-test-kits#1

Image Source: